`
Blog
  back
 
 
  Seri foto Bromo - The Roar of Dust
Tuesday,27 October, 2009    viewed : 411
 

Deru debu Bromo, kesan menarik dan dramatis pada kunjungan pertama saya ke Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Kawasan konservasi alam ini memiliki keunikan yang berupa lautan pasir seluas 5250 hektar dan dua gunung berapi aktif yaitu Bromo dan Semeru. Terletak pada ketinggian 2100 meter diatas permukaan laut membuat cuaca disini cukup sejuk dan dingin diwaktu-waktu tertentu.

 

Kunjungan saya pada bulan Oktober ke Bromo, bertepatan dengan rangkaian acara Kasodo. Acara ini rutin dilakukan setiap tahun oleh masyarakat Tengger yang beragama Hindu. Satu hari setiap tahunnya bertepatan dengan bulan Purnama, masyarakat Tengger datang menuju kawah gunung Bromo dengan membawa sesaji yang akan dipersembahkan kedalam kawah. Mereka melakukannya untuk memohon keselamatan, panen yang berlimpah, tolak bala, kesembuhan dari penyakit dan lain-lain.

 

Mulai malam purnama hingga keesokan harinya, ribuan masyarakat Tengger beserta wisatawan datang silih berganti mendekati kawah gunung Bromo. Tidak terlihat sedikitpun rasa khawatir pada mereka yang datang, kondisi gunung berapi Bromo yang aktif sebenarnya cukup membahayakan. Mereka datang berjalan kaki, berkuda atau dengan berkendaraan bermotor menggunakan jeep, truk, dan sepeda motor. Lautan pasir yang awalnya terlihat tenang berubah menjadi lautan debu. Tiupan angin kencang, sesekali menerbangkan butiran pasir dan debu hingga jarak yang cukup jauh.

 

 Foto masyarakat Tengger yang bekerjasama menarik kendaraan mereka dari jebakan pasir Bromo.

Gambar. Masyarakat Tengger bekerjasama menarik truk pengangkut mereka yang terjebak di lautan pasir.

 

Raungan suara sepeda motor, desing suara mesin mobil, derap kaki kuda, pekik kegembiraan masyarakat, dan gemerisik angin membentuk sebuah simfoni dalam raungan debu Bromo yang menghentak walau terkadang keras dan meledak-ledak.Dalam debu dan angin, saya mencoba tetap membuka lensa hati untuk menangkap simfoni Bromo. Sebuah sajian simfoni menghentak diawal perkenalan saya dengan alam Bromo.

 

Seri foto The Roar of Dust selengkapnya.

 
Share this blog  
Share on Facebook Share on Twitter Email
 
All images and web content © 2008 - 2010 Andi Sucirta. All rights reserved.